Sabtu, 17 Oktober 2009
Lamanya Pelayanan di kantor pajak
Setelah orang-orang dipanggil, tibalah giliran nama saya dipanggil. Dikira saya dipanggil karena sudah jadi kartu NPWPnya, tapi karyawannya bilang kepada saya mau ditunggu atau ditinggal saja. Terus saya jawab kepada karyawan pajak, kalau saya mau menunggu saja. Tapi jawaban karyawan pajak bilang kalau ditunggu, butuh waktu 1 atau 2 jam. Alasannya karyawan pajak sih,,lagi banyak kerjaan. Emm,,padahal yang buat NPWP Cuma 5 orang, tapi kenapa lama banget. Untuk 1 kartu NPWP saja butuh waktu 1 atau 2 jam. Tapi tetap saya bilang kepada karyawan pajaknya, Ya sudah tidak apa-apa, saya akan tetap tunggu kok. Karena males lagi kalau balik ke kantor pajaknya hehehe.
Benar-benar deh ini kantor pajak, deket rumah saya tidak bagus pelayanannya. Sudah panas didalam kantornya huhuhu seperti tidak ada udara, karena pengap banget. Karena lamanya pelayanan di kantor pajak. Alhasil saya tidak masuk kuliah, karena dosen sebelumnya yang harusnya jam ½ 3 masuknya. Eh dimajuin jamnya, terus dicampur juga lagi dengan kelas lain. Wah ini pengalaman saya pertama kali buat NPWP dikantor pajak yang tidak menyenangkan.
Rabu, 14 Oktober 2009
buat dia
TERTIPU OLEH "KILAUANNYA""
Sebuah berlian begitu indah dipandang,,Seakan-akan cahaya yang dipancarkan dari berlian itu seperti pancaran sinar yang begitu indah. Tapi yang saya maksud di sini bukanlah berlian ataupun mutiara yang berbentuk barang yang nilainya terbilang mahal lah. Tapi saya di sini akan menceritakan seseorang yang saya kagumin,,hehehe.
Berawal saya bertemu dengan dirinya kira-kira bulan mei tahun ini. Suatu saat saya janjian bertemu dengannya. Dari hari ke hari janjian untuk ketemu, baru terlaksana 2 minggu kemudian baru bisa ketemuan deh dengan dirinya. Maklum deh dia ini sudah kerja,, jadi sibuk gitu deh katanya hehehe. Tapi bagi saya tidak apa-apa lah menunggu 2 minggu untuk bisa ketemuan dengan dirinya. Karena buat saya bersabar itu akan membawa hasil yang sangat baik buat kita. Tak sia-sia saya bersabar untuk bisa bertemu dengannya. Pas ketemu dengan dirinya,,hati saya berkata “Subhanallah” itu kata yang terucap dalam hati saya terhadap dirinya. Tak terlintas dipikiran saya bisa bertemu dengannya.
Wah,,,selain cakep wajahnya,,dia juga baik hehehe. Terkagumnya saya terhadap dirinya. Kenapa saya terkagum-kagum olehnya ?. Karena saya baru pertama kali ketemu sama orang seperti dia. Emmm,,karena beda banget dengan orang-orang yang pernah saya temuin hehehe. Pernah saya bicara lewat telepon,,tiba-tiba dia langsung off begitu saja. Beberapa menit kemudian saya sms ke dia. Saya bertanya,’kenapatadi langsung di off teleponnya?’. Terus dia langsung menjawab “maaf” tadi ada azan jadi saya langsung off teleponnya. Pas dia jawab seperti itu..!!! Hati saya langsung menjawab “Subhanallah” baru kali ini, saya bertemu orang seperti dia hehehe.(to be continue).
Etika akuntan publik dalam menerima parsel
Walaupun orang-orang ada yang pro dan kontra,,mengenai pemberian parsel kepada instansi-instansi yang ada di indonesia. Baik itu instansi pemerintahan atau instansi akuntan publik sekalipun. Kalau saya si pro lah selagi pemberian parsel itu hanya cuma buat mengucapkan terima kasih saja,,,kenapa tidak kita terima saja kan itu dibilangnya,,kalau dapat rezeki jangan ditolak lah,,ibaratnya seperti itu kalau saya si hehehe,,tapi saya tidak tahu dengan pendapat-pendapat orang lain mengenai parsel ini. hehehe